Salam dari Los Angeles buat segenap bloggers

Hallo smuanya,

Salam dari Los Angeles buat segenap bloggers.

Atas permintaan Admin, kami ingin membagi pengalaman kami sekalian sehingga kami memberi nama band kecil kami ini Reog.
Apalagi ini adalah forum yang sangat pantas untuk menjelaskan darimana nama Reog bisa akhirnya dipilih untuk menjadi nama band ini.

Pada sekitar tahun 2005, Sammy, Raymond, Victor dan Erwin bersepakat untuk membentuk sebuat group musik.
Pada awalnya group musik itu diberi nama VERS -berasal dari huruf2 depan nama mereka-.
VERS sebagai nama band tidaklah terlalu catchy atau mudah diingat dan nama ini hampir tidak mempunyai jati diri sama sekali.
Mereka berhasil menulis beberapa lagu, tapi setelah hanya beberapa bulan, tidak berhasil menemukan penyanyi yang cocok dengan corak musik rock mereka.

Tak lama kemudian, band ini pun bubar.

Selang beberapa lama, datang sebuah band Metal dari New York City, bernama SUAKA, mereka datang menghibur khalayak Los Angeles untuk sebuah festival.
Sammy sangat terinspirasi atas band ini. Kebetulan tiga dari empat anggota band SUAKA ini adalah orang Indonesia. Begitu mendengar nama SUAKA, orang-orang
tau bahwa ini adalah band orang2 Indonesia. Jati diri mereka begitu kuat karna nama ini. Jarang ato hampir tidak perna Sammy mendengar nama band di USA ini
yang sangat membawa Indonesia sebagai jati diri mereka. Apalagi SUAKA mempunyai musik yang bagus. Nama bagus tapi tidak punya musik bagus, tidak ada artinya.
Tapi musik bagus dengan nama band yang kuat, amat sangat mengena efeknya.

Lalu Sammy berinisiatif untuk membuat hal yang sama. Dia sangat terinspirasi atas suksesnya Suaka membawa nama Indonesia di permusikan Amerika.
Dia lalu mengumpulkan Raymond yang kemudian mengusulkan mengajak lagi Victor untuk kembali memformasikan band lama mereka. Tapi kali ini Sammy ingin mereka
memakai nama yang memenuhi beberapa kriteria. Satu, nama ini haruslah simple dan mudah diingat. Dua, nama ini haruslah nama Indonesia, karna mereka bangga sebagai
musisi Indonesia di tanah orang, dan ingin mengibarkan Merah Putih dalam semangat bermusik mereka. Tiga, nama ini haruslah mudah diucapkan dalam Bahasa Inggris,
karna walaupun mereka semua adalah orang Indonesia, tapi musik mereka ditargetkan buat dunia, dan bahasa internasional adalah bahasa Inggris.
Sebuah nama yang merepresentasikan mereka sebagai orang Indonesia, ditanah orang asing.

Beberapa nama mereka pertimbangkan untuk dipakai. Dan ada dua calon kuatnya. Dengan mengusung musik rock/metal mreka mengkonsider dua nama ini sebagai nama band mereka.
Yang pertama adalah LEAK. Yang kedua adalah REOG.

Pertimbangan nama LEAK adalah dari makhluk gaib dalam kebudayaan Bali. Imej nya sangat kuat. Kalo orang indonesia dengar nama LEAK dan melihat sosok LEAK, langsung
orang tau ini adalah kebudayaan Indonesia. Simple untuk diucapkan dalam bahasa Indonesia, namun mempunyai arti lain dalam bahasa Inggris. LEAK dalam bahasa Inggris
artinya adalah BOCOR. 'Bocor' adalah bukan sesuatu yang positif. Apalagi mereka sangat serius atas musik mereka, mereka tidak ingin nama ini menjadi kendala dikemudian hari.

Sampai akhirnya ke nama REOG. Secara fisik, bila orang indonesia mendengar nama Reog, mereka ingat WAROK, dengan kepalanya yang macan tapi berhiaskan bulu Merak.
Dan merupakan tarian dan kesenian yang sangat reprisentatif akan Indonesia. Gabungan macan dan merak sangat cocok dengan warna corak musik rock mereka.
Musik yang penuh gerungan distorsi gitar, tapi tetap mempunyai melodi-melodi indah (paling tidak, itulah yang selalu ingin dicapai). Musik hingar bingar tapi selalu dapat
didengakan dengan enak. Dan musik mereka tidaklah selalu dengan kebisingan, karna mereka juga menulis lagu dengan gitar akustik, atau dengan piano dan malah dengan biola.
Jadi tidaklah selalu galak seperti MACAN, tapi juga indah seperti MERAK. Nama REOG sangatlah merepresentasikan musik mereka. Belum lagi nama tersebut sangat lah mudah di ucapkan.
Dalam bahasa Indonesia, dan dalam bahasa Inggris. dan juga REOG terdengar sangat Indonesia.
Jadi mereka sepakat untuk memberi nama band meraka REOG sejak tahun 2006. Karna ini sangat mewakili mereka dalam artian musik mereka dan dalam jati diri mereka sebagai orang2 yang bangga
menjadi orang Indonesia di permusikan dunia. Dengan digawangi oleh lima orang anak bangsa yang berasal dari berbagai pelosok Indonesia, Sammy yang orang batak, Duan dari Jakarta, Marcello orang Ambon,
Raymond dari Semarang dan Victor dari Desa Tarik, Jawa Timur.

Seringkali dalam wawancara atau sesudah band Reog selesai manggung, orang2 lokal datang dan bertanya bagaimana mem-pronounce nama band kami. Dengan bangga kami sebutkan nama REOG.
dan orang2 bule ini biasanya tersenyum karna REOG terdengar seperti ROCK, dan menurut mereka sangat pas buat nama kami. Pertanyaan berikutnya biasanya adalah "apa artinya?".
Dan dengan bangga kami bilang asal nama Reog sebagai kesenian dari Indonesia, yang juga merupakan tari tradisional dari Jawa, khususnya Ponorogo. Dan mereka makin tertarik lagi. Karna kami mengusung warna musik keras tapi dengan latar blakang nama yang sangat tradisional. Kadang dengan bercanda dijawab kalo nama REOG adalah singkatan dari Re-Energize Old Generation ( terjemahan langsungnya : Menyemangatkan generasi lama), suatu kepanjangan yang sangat berarti positif. Namun ini adalah senda gurau semata, bukan suatu hal yang serius apalagi mencela arti nama REOG.
Kami sangat bangga menggunakan nama REOG sebagai nama band kami. Dan dengan penjelasan di atas, mudah-mudahan dapat menjelaskan dari mana kami sampai memakai nama kesenian
Ponorogo sebagai nama band kecil kami. Bukan hanya sekedar memakai nama tanpa alasan-alasan yang jelas, apalagi sok jagoan.

Kami sadar, kami pemusik kecil, tapi kami punya impian besar bisa menjadi representatif Indonesia di kancah musik dunia. Sebuah mimpi muluk yang hanya bisa jadi kenyataan kalo kami terus mencoba.
Membawa nama Indonsia di dunia, apalagi membawa nama tanah Ponorogo.

Tentunya restu dan dukungan keluarga besar dari Ponorogo sekalian kami harapkan. Mudah-mudahan penjelasan di atas berkenan buat Mas dan Mbak sekalian.
Mohon maaf sebesar2nya bila ada yang salah diucapkan, karna sekali lagi, kami adalah musisi2 kecil yang sangat serius dalam bermusiknya dan ingin sekali membawa nama harum bangsanya.

Matur Nuwun dari

Los Angeles, California.

Comments

  1. Terima kasih kami ucapkan kepada MANAGEMENT BAND REOG di Los Angeles.

    Kami sangat bersyukur bisa tinggal dan sampai sekarang masih mencintai daerah kami Ponorogo.

    Reog mungkin sudah mendarah daging di sebagian besar warga Ponorogo, tentu karena Kebudayaan ini memang sangat fenomenal di penjuru dunia.

    Saya pribadi sangat terima kasih kepada management REOG Band yang telah ikut serta mengenalkan kebudayaan ini sebagai nama band di Tanah Amerika.

    Saya pertama kali mendengarkan alunan musik Band Reog tertegun, WOW, ini keren banget.
    Mungkin semua yang mendengarkan seperti ini.
    Dan memang, bagi penggemar musik metal ini sangat menghibur.

    Kami harap, perjuangan management REOG Band tidak sampai disini.

    Kami akan terus ikut mempromosikan band, yang mengangkat nama kebudayaan Ponorogo ini.

    Salam sukses luar biasa dari Tanah REOG / REYOG PONOROGO.

    PArdi

    ReplyDelete
  2. Wah.. luarbiasa! ternyata ada kawan2 di USA yang memberikan nama REOG untuk band mereka..

    Terimakasih dan sukses selalu!

    ReplyDelete
  3. Hallo,

    nama saya Sammy.

    Senang sekali saya mendengar dukungan kawan-kawan dari Ponorogo. Kami amat sangat menanti dukungan langsung dari daerah yang kami representasikan dalam nama band kami.

    Mudah2an band kami bisa membawa nama kota Ponorogo ke pelosok dunia. Mohon doa restunya.

    Ada update sedikit dari kami.
    Sekarang, Victor, pemain drum kami sudah digantikan posisinya oleh Ben Yeoh. Ben adalah orang Singapura yang berdomisili di Los Angeles. Tapi dia juga fully aware of what our name means and represents.

    Kami sedang sibuk mempersiapkan album kedua Reog. Semoga songwriting process nya rampung akhir tahun ini dan siap direkam taun depan paling lama.

    Tapi untuk bonus ke kawan2 dari Ponorogo, kami ingin memberi bonus lagu dari recording session 'From The Fire'. Lagu "Firewater" tidak kita masukan dalam album perdana, tapi mungkin akan kami masukan buat album mendatang, dan kami ingin mempersembahkan lagu ini buat kawan2 sekarang.

    Ini linknya buat lagu bonus ini,
    http://www.sendspace.com/file/qz9ag5

    Semoga berkenan,

    Terimakasih

    Sammy

    ReplyDelete
  4. Terima kasih Saudara Sammy.

    Saya pribadi mewakili temen-temen PAWARGO akan selalu mengikuti perkembangan musik REOG Band.

    ini pasti akan menjadi sebuah fenomena yang luar biasa suatu saat.

    Terus semangat dalam berkarya BAND REOG.

    Salam dari bolo warok Ponorogo.

    ReplyDelete
  5. Trimakasih Mas Pardi,

    Kalo boleh saya nanti japri Mas Pardi buat tanya2 soal kisah Reyog lebih lanjut. Sebab kita selalu mau taro crita ttg Reyog dalam setiap album kami. Kalo tidak keberatan Mas Pardi jadi konsultan kami dalam hal ini.

    Contohnya intro dari album "From The Fire", lagu instrumental berjudul 'Last Princess' adalah tentang Dewi Ragil Kuning, dan lagu 'Rites Of Reog' adalah ttg legenda Reyog itu sendiri.

    Lirik2 lainnya mostly bercerita ttg struggle kami sehari2 di negeri perantauan. Pengecualian adalah lagu 'JPZC'. Lagu ini ttg Jan Pieter Zoen Coen, pemimpin pertama VOC yang akhirnya menjadikan koloni belanda di indonesia.

    Anyway, salam kenal untuk semuanya.

    Mudah2an in the future band kami bisa manggung di Ponorogo! hehe

    Terimakasih sedalam2nya ya

    Sammy

    ReplyDelete
  6. hahahahahhaha....


    hmmm, kalau masalah jadi konsultan itu pasti terlalu berlebihan saudaraku Sammy.
    hehehee

    jadi temen email-emailan aja deh....

    Atau mungkin, team Pawargo dan Ponorogozone bisa suport di media onlinenya....

    saya suka sekali mendengarkan lagu yang berjudul REOG - 02 - Rites of Reog.mp3

    seolah-olah paham dengan arti liriknya.... (hahahahahha)
    boleh minta liriknya???

    Saudaraku Sammy, sekali lagi salam persaudaraan dari Bumi Warok....

    Kalau berkenan, kami akan berikan space Ads di blog Pawargo. Mungkin sebagai bentuk dukungan moril kami kepada REOG Band, kalaupun itu berkenan. hehehehe

    manggung di Ponorogo??

    Are you ready to ROCK?????


    Kami akan menunggunya...........
    Terima kasih,

    Waasaalam.
    Pardi

    ReplyDelete
  7. REOG BAND. . .
    Nama Yang Sangat Indah & Hebat, ,
    So. .
    Bermusik Lah Dgn Indah & Hebat PuLLa. .
    Semoga REOG BAND SUKSES & JAYA di Negeri Paman Sam itu, , ,
    Salam Kenal Dari Ndlondonge REOG PONOROGO. . .
    [aRdI "KemB@R" MauLaNa]

    Salam "SUKSES"

    ReplyDelete
  8. Buat bung Sammy cs..
    perkenalkan saya Arif Fachrudin, asli warga Ponorogo (lahir dan sebagian besar waktu hidup saya di Ponorogo)
    kalian telah menggunakan nama reog walaupun ejaan yang benar seharusnya Reyog kalo pakai huruf jawa : Ra (ada taling didepannya) kemudian Ya dan ditutup dengan Ga (yg dipangku)
    saran dan pesan saya sebagai berikut:
    perlu bung Sammy cs ketahui bahwa karakter wong ponorogo itu, sungguh2 menjaga kesopanan, harga diri, sikap satria dan nilai2 luhur lainnya...
    oleh karena itu karena kalian membawa nama yang mencitrakan Ponorogo, kalian jangan sampai bersikap/berekspresi yg memalukan atau mencoreng nilai2 luhur, sebab jika warga Ponorogo sampai tersinggung dan tercoreng harga dirinya, ekspresi warok nya biasanya akan muncul dan tak ada lagi yang ditakuti... hehehe....
    saya pikir bung Sammy cs sudah menangkap maksud saya...
    selamat berekspresi... ingat jangan hanya mencatut nama Reog tapi jaga juga Reog di USA dengan persepsi yg positif...

    salam dari Ponorogo
    Arif Fachrudin

    ReplyDelete

Post a Comment

INDONESIA DANGEROUSLY BEAUTIFUL ....
Besar harapan kami dapat memberikan jembatan untuk dapat saling silaturahmi sesama warga Ponorogo dimanapun berada.
Tinggalkan komentar anda sebagai wujud partisipasi dukungan untuk kami. Terima kasih.