Reog Ponorogo di Kantor KPK

Selasa, 30 Maret 2010 | 12:08 WIB
JAKARTA, TRIBUN - Semakin hari aksi demonstrasi di depan kantor KPK semakin unik. Segala macam bentuk kesenian dan produk budaya dari pantomim, hingga aksi teatrikal digunakan oleh para demonstran sebagai sarana menyampaikan aspirasi mereka.
Hari ini, Selasa (30/3/2010), beberapa saat lalu, kantor KPK kedatangan reog Ponorogo, yang dibawa oleh Forum Anti Korupsi dan Advokasi Pertanahan (FAKTA).
Dengan berlengak lenggok mengikuti iringi musik tradisional, suling dan gendang khas Ponorogo, dua wayang Singo Edan, dan seorang penari topeng ponorogo berjoget di tengah Jalan HR Rasuna Said yang melintas di depan KPK.
Aksi reog Ponorogo yang berlangsung hingga 15 menit tersebut, jelas saja menarik perhatian sejumlah staf, tamu, dan puluhan wartawan yang ada di KPK.
Sementara reog Ponorogo beraksi, puluhan demonstran yang mengusung bendera Merah Putih dan bendera Fakta berteriak dan berorasi menuntut KPK memeriksa pengadaan mobil larasita oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Berdasarkan press realese FAKTA, pihak mereka menduga bahwa pimpinan BPN, Joyo Winoto telah melakukan mark up dalam pengadaan sejumlah mobil Larasita di seluruh Indonesia, di tahun anggaran APBN 2009.
Untuk itu mereka menuntut KPK segera mengusut laporan mereka tersebut, dan segera memeriksa Joyo Winoto secepatnya. (tribunnews.com)

Comments

  1. BUDAYA DAERAH ADALAH AKAR DARI BUDAYA NASIONAL...
    MARI KITA LESTARIKAN!!!
    SALAM KENAL DARI: DLONDONGE TEATER WONG PONOROGO

    ReplyDelete

Post a Comment

INDONESIA DANGEROUSLY BEAUTIFUL ....
Besar harapan kami dapat memberikan jembatan untuk dapat saling silaturahmi sesama warga Ponorogo dimanapun berada.
Tinggalkan komentar anda sebagai wujud partisipasi dukungan untuk kami. Terima kasih.