Reog dan Pameran Batik Jadi Pusat Perhatian di LA


Wow! Pertunjukan Reog dan Pameran Batik Jadi Pusat Perhatian di LA



foto: KJRI LA
Los Angeles - Pertunjukan Reog Ponorogo dan pameran batik menjadi pusat perhatian di Los Angeles (LA). Pertunjukan Reog dengan irama musiknya yang khas, juga keindahan kain batik disuguhkan dalam kegiatan Discover Wonderful Indonesia yang diselenggarakan di Grove, Los Ageles ,AS.

Kegiatan ini digagas KJRI LA bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Acara spesial ini digelar dari tanggal 22-23 Oktober 2011. Kegiatan dua hari tersebut ditujukan untuk mengenalkan potensi pariwisata Indonesia bagi masyarakat Amerika Serikat di Los Angeles serta upaya pencapaian target 190 ribu wisatawan Amerika ke Indonesia tahun 2011.

Demikian disampaikan Konsul Jenderal KJRI Los Angeles, Hadi Martono, dalam siaran pers kepada detikcom, Minggu (23/10/2011).



Tidak kurang dari 15.000 pengunjung hadir untuk melihat dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Discover Wonderful Indonesia 2011. Terlihat sejumlah pengunjung ikut dalam kegiatan interaktif yang disediakan panitia seperti demo membatik, musik Dangdut, Angklung dan Poco-Poco.

Ada sesuatu yang khusus dan special dari petunjukkan Reog tersebut. Dua dari pemain Reog tersebut ternyata adalah warga asli Amerika yang mahir memainkan Reog. Saat ditemuai dalam sela sela kegiatan, Robert Ackley dan James Baltz menyatakan ketertarikan akan kesenian Reog. Menurutnya, irama musik yang unik, khas, bertenaga dan mistis menjadikan pertunjukkan Reog sebagai salah satu seni dan budaya yang sangat menarik.

Sejumlah pengunjung yang memadati acara sangat tertarik dengan demo membatik yang dilakukan selama 2 hari tersebut. Para pengunjung memiliki kesempatan untuk mencoba membuat pola dan kreasi batik di atas bahan katun dengan canting.

Ferril Nawir, pembuat batik yang sudah menetap di Los Angeles sejak tahun 1980, menyampaikan bahwa Batik mulai akrab di telinga masyarakat Amerika Serikat. Namun demikian, kegiatan promosi Batik seperti ini perlu diadakan secara rutin agar Batik dapat lebih dikenal di Amerika Serikat.

Hadi Martono menyatakan bahwa pemerintah Indonesia melalui perwakilan KBRI dan KJRI dalam beberapa tahun terakhir gencar mempromosikan batik di Amerika. Menurutnya, pengenalan Batik di Los Angeles merupakan bagian upaya promosi Batik di Amerika Serikat.

Sebelumnya juga telah diadakan kegiatan promosi Batik seperti Indonesian Batik Heritage dan Batik Competition oleh KBRI Washington beberapa bulan lalu. Kegiatan ini juga diproyeksikan untuk meningkatkan jumlah wisatawan Amerika Serikat ke Indonesia yang pada tahun 2010 telah mencapai 170 ribu.
(van/gah/detiknews.com)

Comments