Reyog meriahkan karnaval Bandar lampung


Wali Kota Bandarlampung naik reog ponorogo pada Karnaval Budaya Gema Nusantara (Foto: Tri/Okezone)


LAMPUNG - Pelestarian budaya daerah menjadi cermin kecintaan terhadap budaya nasional. HUT Bandarlampung coba menjadi sarananya.

"Budaya daerah adalah akar dari budaya nasional. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara harus terlebih dahulu melestarikan budaya daerah," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, di sela Karnaval Budaya Gema Nusantara pada Pawai Begawi Bandarlampung, Senin (3/6/2013).

Herman menambahkan, Karnaval Budaya pada Pawai Begawi memperingati HUT Bandarlampung ke-331 tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah. "Lampung ini unik. Banyak suku yang tinggal di Lampung. Masing-masing tetap mempertahankan adat dan budayanya, tetapi melebur dengan adat dan budaya Lampung," imbuhnya.

Karnaval Budaya yang dipusatkan di Tugu Adipura ini diikuti oleh 20 kecamatan di Bandarlampung, sekolah-sekolah, serta organisasi kedaerahan, seperti Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB), Reog Ponorogo, Masyarakat Bali, dan sebagainya. Pawai berlangsung meriah, ratusan warga Bandarlampung memadati rute karnaval, mulai dari Lapangan Enggal hingga Tugu Adipura.

Comments