Upacara Unik Peringati HUT RI ke-70 di Ponorogo

Seniman reyog ikuti upacara HUT RI ke-70
Upacara unik dengan peserta seniman reog berkostum lengkap itu digelar di Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (16/8/2015). Bukan hanya diikuti seniman reog, upacara benderea perayaan HUT RI itu juga melibatkan penabuh gamelan jawa untuk mengiringi lagu Indonesia Raya.

Kegiatan yang dilakukan warga Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo itu dirancang khas karena reog ponorogo merupakan aset Negara sehingga para seniman harus ikut andil dalam melestarikannya. Upacara unik itu juga sebagai bentuk rasa hormat kepada pendahulu bangsa yang memerdekaan Indonesia.

Bukan hanya orang dewasa, sejumlah anak-anak tampak ikut serta dalam upacara bendera perayaan HUT RI itu. Anak-anak tersebut juga memakai baju bujang ganong, mereka dengan senang hati mengikuti upacara ini karena menghormati para pahlawan bangsa yang telah gugur membela negara Indonesia.

“Saya senang ikut upacara ini, lucu. Saya disuruh pakai baju bujang ngganong,” ungkap salah seorang anak.


Upacara unik memperingati HUT RI ke-70 
Meski memakai baju reog ponorogo dan topeng, bujang ganong, para seniman serta anak-anak sangat gembira dan bersemangat. “Kami semua sangat bangga karena masih bisa merasakan upacara bendera dengan memakai kostum reog ponorogo. Dan semangat seperti ini jangan lantas hilang, karena siapa lagi yang mau mempertahankan Reyog Ponorogo kalo bukan kita warga Ponorogo sendiri.”kata Agung Prianto, salah seniman Reog.

Dengan adanya kegiatan upacara bendera HUT RI itu, para seniman berharap negara indonesia semakin baik, serta sadar bahwa seni reog ponorogo adalah bentuk hiburan tradisional Indonesia yang bisa dikenal di seluruh penjuru dunia.(teg)

Sumber : Solopos.com

Comments